Kenya, sebagai pusat utama dalam Inisiatif Sabuk dan Jalan, dengan cepat menjadi pusat investasi energi terbarukan global. Di Kabupaten Kajado, LESSO Solar telah bermitra dengan KEDA Ceramics, pemimpin dunia dalam mesin keramik, untuk mewujudkan proyek energi bersih yang penting — pembangkit listrik tenaga surya terpasang di tanah dengan kapasitas 8,57 MW.
Fasilitas KEDA di Kenya berfungsi sebagai basis produksi strategisnya di Afrika. Namun, dengan konsumsi listrik harian melebihi 12.000 kWh dan tarif lokal sebesar $0,15 per kWh, pabrik tersebut menghadapi peningkatan biaya energi dan tantangan keberlanjutan.
Untuk memenuhi kebutuhan ini, LESSO Solar menyediakan solusi energi lengkap, mencakup segala hal mulai dari pasokan modul efisiensi tinggi hingga desain sistem yang disesuaikan. Melalui survei lokasi mendalam dan simulasi kinerja, LESSO Solar mengembangkan solusi yang memastikan kemandirian energi dan penghematan biaya jangka panjang.
Proyek ini mengintegrasikan 14.525 unit panel monokristalin efisiensi tinggi 590W, 24 inverter canggih (masing-masing 300 kW), dan dua transformator penaik tegangan 3600 kVA. Bersama-sama, komponen-komponen ini menciptakan sistem energi surya yang mumpuni, andal, dan cerdas.
Hasil Utama:
Menghasilkan 13,1 juta kWh setiap tahunnya.
Mengurangi emisi CO₂ sebesar 8.200 ton setiap tahunnya.
Menghemat biaya listrik tahunan sebesar 1,77 juta dolar AS.
Selesai hanya dalam 14 bulan, membuktikan “Kecepatan LESSO” yang terkenal.
Proyek ini tidak hanya mengurangi biaya operasional KEDA tetapi juga berkontribusi pada pembangunan hijau Kenya dan pertumbuhan industri yang berkelanjutan.
Ke depannya, LESSO Solar akan terus memberdayakan bisnis di seluruh dunia dengan modul surya premium dan solusi energi bersih terpadu, memajukan visi masa depan yang didukung tenaga surya.




