Ethan Brush, seorang ahli teknis dari Acentech, baru-baru ini merilis sebuah laporan yang menunjukkan bahwa seiring semakin langkanya lahan, semakin banyak sistem penyimpanan energi baterai (BESS) yang dipasang di daerah pemukiman padat penduduk, yang menyebabkan peningkatan masalah kebisingan.
Seiring dengan semakin umumnya penggunaan BESS (Battery Energy Storage System) dan penerapannya di daerah padat penduduk karena keterbatasan lahan, langkah-langkah pengendalian kebisingan menjadi semakin penting. Di Eropa dan wilayah padat penduduk lainnya, masalah kebisingan BESS sangat parah, dan situasinya juga memburuk di negara-negara seperti AS dan Australia. Untuk mengatasi tantangan ini, produsen BESS perlu lebih fokus pada desain akustik untuk memenuhi kebutuhan warga.
Sumber Kebisingan
Sistem Pendinginan: Seperti perangkat elektronik lainnya, BESS beroperasi paling baik dan aman pada suhu dan tingkat kelembapan optimal. Berbagai sistem pendinginan udara atau cairan digunakan untuk tujuan ini, menghasilkan kebisingan dari ventilasi, kipas, dan pompa, yang biasanya konstan.
Sistem Konversi Daya (PPC): PPC mengubah listrik DC dari baterai menjadi AC untuk digunakan. Selama pengisian daya, inverter mengubah AC kembali menjadi DC. Proses ini menghasilkan panas, sehingga memerlukan pendinginan, biasanya dengan kipas, yang juga menghasilkan kebisingan. Proses switching menciptakan kebisingan pada frekuensi seperti 120Hz atau 100Hz dan harmoniknya, yang sering terdengar sebagai dengungan. Transformator memiliki tiga sumber kebisingan: kebisingan inti, kebisingan kumparan, dan kebisingan kipas. Beberapa transformator menggunakan heat sink sebagai pengganti kipas, yang lebih senyap.
Langkah-langkah Mitigasi
Memahami Standar Kebisingan: Di seluruh dunia, peraturan kebisingan bertujuan untuk membatasi kebisingan industri di daerah pemukiman. Peraturan ini bervariasi dalam detail dan kejelasannya, dengan beberapa menetapkan standar emisi dan yang lainnya hanya menetapkan batas desibel. Pengembang BESS (Battery Energy Storage System) harus mempertimbangkan dampak lingkungan dan kekhawatiran warga, meskipun tidak diwajibkan secara hukum.
Berbagai standar dari organisasi seperti NEMA, IEC, IEEE, AHRI, ASHRAE, ANSI, dan ISO memberikan pedoman untuk sistem kelistrikan dan pendinginan. Standar-standar ini membantu menilai dan mengelola tingkat kebisingan BESS (Battery Energy Storage System).
Pemodelan Suara untuk BESS: Selama fase desain, konsultan dan ahli akustik mengidentifikasi sumber kebisingan utama dari peralatan. Pemasok dapat memberikan data emisi kebisingan, yang digunakan untuk membuat model akustik yang mensimulasikan dampak kebisingan pada lingkungan sekitarnya. Model tersebut mencakup sumber kebisingan peralatan BESS dan fitur medan, dibandingkan dengan standar kebisingan.
Tidak semua produsen menyediakan data kebisingan, sehingga mempersulit pemodelan kebisingan yang akurat untuk BESS.
Pengukuran Tingkat Kebisingan Lingkungan: Peraturan, seperti yang dikeluarkan oleh Departemen Perlindungan Lingkungan Massachusetts, mungkin mengharuskan fasilitas industri untuk menjaga tingkat kebisingan dalam ambang batas lingkungan tertentu. Tingkat kebisingan ini diukur sebelum pemasangan atau saat fasilitas benar-benar ditutup. Pengukuran yang dilakukan selama seminggu atau lebih dalam kondisi cuaca tenang memberikan profil suara yang komprehensif.
Beberapa wilayah menetapkan batas kebisingan tetap untuk BESS tanpa memerlukan verifikasi di lokasi, tetapi metode pengukuran kebisingan lingkungan direkomendasikan untuk menyelaraskan hasil pemodelan dengan kondisi yang ada.
Pengendalian Kebisingan
Pengendalian kebisingan di BESS merupakan proses perbaikan berkelanjutan. Jika desain dan tata letak melebihi batas kebisingan, konsultan akustik harus merancang solusi untuk mengurangi kebisingan. Pengendalian kebisingan yang efektif dapat dicapai dengan mempertimbangkan sumber, jalur, dan penerima kebisingan.
Operator dapat mengintegrasikan langkah-langkah mitigasi ke dalam model akustik fasilitas, memastikan tingkat kebisingan yang diprediksi memenuhi standar. Setelah pemasangan, tingkat suara diukur untuk memverifikasi kepatuhan, biasanya pada malam hari ketika kebisingan lingkungan paling rendah. Ini melibatkan menghidupkan dan mematikan semua peralatan BESS untuk menilai karakteristik kebisingan secara keseluruhan.
Peralatan pengukuran harus memenuhi standar akurasi internasional dan diklasifikasikan berdasarkan presisi dan kinerja.




