baru
Berita

Sistem energi surya satu fasa vs tiga fasa

Jika Anda berencana memasang panel surya atau baterai surya untuk rumah Anda, ada satu pertanyaan yang pasti akan diajukan oleh teknisi, yaitu apakah rumah Anda menggunakan sistem satu fasa atau tiga fasa?
Jadi hari ini, mari kita cari tahu apa sebenarnya artinya dan bagaimana cara kerjanya dengan instalasi tenaga surya atau baterai surya.

1 ͼh

Apa yang dimaksud dengan fase tunggal dan fase tiga?
Tidak diragukan lagi bahwa fase yang selalu kita bicarakan mengacu pada distribusi beban. Fase tunggal berarti satu kabel menopang seluruh keluarga Anda, sedangkan fase tiga berarti tiga kabel untuk menopang beban.
Pada umumnya, sistem satu fasa terdiri dari satu kabel aktif dan satu kabel netral yang terhubung ke rumah, sedangkan sistem tiga fasa terdiri dari tiga kabel aktif dan satu kabel netral yang terhubung ke rumah. Distribusi dan struktur kabel-kabel ini disesuaikan dengan distribusi beban yang telah kita bahas sebelumnya.
Dahulu, sebagian besar rumah menggunakan listrik satu fasa untuk menyalakan lampu, lemari es, dan televisi. Dan sekarang, seperti yang kita ketahui, bukan hanya kendaraan listrik yang populer, tetapi juga di rumah-rumah di mana sebagian besar peralatan digantung di dinding dan sesuatu menyala setiap kali kita berbicara.
Oleh karena itu, listrik tiga fasa pun tercipta, dan semakin banyak bangunan baru yang menggunakan listrik tiga fasa. Semakin banyak pula keluarga yang sangat ingin menggunakan listrik tiga fasa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, karena listrik tiga fasa memiliki tiga fasa atau kabel untuk menyeimbangkan beban, sedangkan listrik satu fasa hanya memiliki satu.

图二

Bagaimana cara mereka memasangnya dengan tenaga surya atau baterai surya?
Proses pemasangan antara sistem tenaga surya tiga fasa dan satu fasa serupa jika Anda sudah memiliki daya tiga fasa di rumah. Namun, jika belum, proses peningkatan dari satu fasa ke tiga fasa merupakan bagian tersulit selama pemasangan.
Apa perbedaan utama dalam instalasi daya tiga fasa? Jawabannya adalah jenis inverter. Untuk menyesuaikan daya untuk penggunaan rumah tangga, sistem surya + baterai satu fasa biasanya menggunakan inverter satu fasa untuk mengubah daya DC yang tersimpan dalam sel surya dan baterai menjadi daya AC. Di sisi lain, inverter tiga fasa akan digunakan dalam sistem surya + baterai tiga fasa untuk mengubah daya DC menjadi daya AC dengan tiga fasa yang terdistribusi secara merata.
Beberapa orang mungkin lebih memilih sumber daya tiga fasa dengan beban terbesar yang dapat dipasangkan dengan inverter satu fasa. Namun, risiko akan meningkat di kemudian hari dan sulit untuk mengelola energi dari berbagai fasa. Pada saat yang sama, kabel dan pemutus sirkuit sangat dibutuhkan untuk menghubungkan komponen-komponen ini ke sistem.
Sampai batas tertentu, biaya pemasangan sistem tenaga surya + baterai tiga fasa mungkin lebih tinggi daripada sistem tenaga surya + baterai satu fasa. Hal ini karena sistem tenaga surya + baterai tiga fasa lebih besar, lebih mahal, dan lebih kompleks serta memakan waktu lebih lama untuk dipasang.
Bagaimana cara memilih daya listrik satu fasa atau tiga fasa?
Jika Anda ingin membuat pilihan terbaik antara sistem tenaga surya tiga fasa atau satu fasa, itu tergantung pada spesifikasi penggunaan listrik. Ketika permintaan listrik tinggi, sistem tenaga surya tiga fasa adalah pilihan terbaik. Jadi, sistem ini bermanfaat untuk pembangkit listrik komersial, rumah dengan kendaraan energi baru atau kolam renang, pembangkit listrik industri, dan beberapa gedung apartemen besar.
Sistem tenaga surya tiga fasa memiliki banyak keunggulan, dan tiga keunggulan utama tersebut adalah: tegangan stabil, distribusi merata, dan pemasangan kabel yang ekonomis. Kita tidak akan lagi terganggu oleh penggunaan listrik yang tidak stabil karena tegangan yang stabil akan mengurangi risiko kerusakan pada peralatan, sementara daya yang seimbang akan mengurangi risiko korsleting. Dengan demikian, meskipun sistem tenaga surya tiga fasa mahal untuk dipasang, biaya material yang digunakan untuk memasok listrik jauh lebih rendah.

图3

Namun, jika Anda tidak membutuhkan banyak daya, sistem tenaga surya tiga fasa bukanlah pilihan yang optimal. Sebagai contoh, biaya inverter untuk sistem tenaga surya tiga fasa cukup tinggi untuk beberapa komponen, dan jika terjadi kerusakan pada sistem, biaya perbaikan akan meningkat karena tingginya biaya sistem tersebut. Jadi dalam kehidupan sehari-hari kita tidak membutuhkan banyak daya, sistem satu fasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kita, begitu pula untuk sebagian besar keluarga.