baru
Berita

Cara cerdas menggunakan sistem energi surya baru

1. Apa perbedaan antara energi surya fotovoltaik dan energi surya termal?
1). Perangkat tidak sama dengan ide di balik pembuatan energi. Energi termal dihasilkan oleh mesin uap yang bergerak melalui perangkat pengumpul panas. Ini adalah cara panas diubah menjadi energi. Bagian terpenting adalah pengumpul atau perangkat, dan energi fotovoltaik adalah konversi langsung energi cahaya menjadi listrik menggunakan efek fotovoltaik semikonduktor. Inilah cara kerja panel surya dan bagaimana cahaya diubah menjadi listrik.
2). Pembangkit listrik tenaga air lebih baik untuk pertumbuhan skala besar dibandingkan pembangkit listrik tenaga termal tradisional, dan dapat digunakan di berbagai tempat untuk menghasilkan listrik. Karena kebutuhan cahayanya yang lebih tinggi, pembangkit listrik tenaga termal bekerja paling baik di tempat-tempat dengan banyak cahaya. Pembangkit listrik tenaga surya, di sisi lain, lebih mudah digunakan dan tidak membutuhkan banyak cahaya, sehingga lebih baik untuk pengembangan skala kecil dan penggunaan yang luas.
3). Dalam kehidupan nyata, produksi energi fotovoltaik telah mengarah pada industrialisasi. Teknologi penggunaannya lebih alami, dan dapat digunakan untuk periklanan skala besar. Saat ini, pembangkit listrik tenaga termal masih dalam tahap penelitian dan demonstrasi kepada para ilmuwan. Selain itu, biayanya sangat tinggi, dan akan membutuhkan waktu untuk meningkatkannya.

2. Rumah jenis apa yang cocok untuk dipasangi sistem tenaga surya?
Dengan bantuan serangkaian kebijakan fotovoltaik domestik, individu kini dapat membangun sistem tenaga surya atap rumah mereka sendiri untuk menghasilkan listrik sendiri. Namun, karena biayanya yang tinggi, tidak semua rumah ideal untuk memasang panel surya fotovoltaik. Hal ini bergantung pada seberapa banyak daya yang sebenarnya dibutuhkan rumah tersebut.
Secara umum, semakin besar kebutuhan energi rumah tangga, semakin baik menggunakan tenaga surya, dan semakin cepat pengembalian modal diperoleh. Kedua, pemasangan tenaga surya merupakan ide yang lebih baik jika banyak listrik digunakan pada siang hari. Ini berarti rumah dan toko dengan instalasi pengolahan kecil lebih cocok untuk memasangnya. Dan karena sangat sedikit rumah yang menggunakan listrik, terutama pada siang hari, memasang peralatan tenaga surya bukanlah ide yang baik. Karena sistem tenaga surya rumah tangga membutuhkan biaya yang besar untuk dibeli pada awalnya, ada manfaat jangka panjang dari proyek pembangkit listrik, tidak peduli seberapa besar atau kecil sistemnya. Namun, biaya investasi awal cukup tinggi.

3. Setiap rumah dapat memiliki sistem energi surya sendiri yang terpasang di atap.
Anda dapat memasang sistem tenaga surya rumahan di atap rumah Anda untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah Anda dan menjual kelebihan energi kembali ke jaringan listrik umum dengan harga tetap. Sistem fotovoltaik surya terdistribusi semakin populer karena dapat memperoleh daya dari jaringan listrik umum ketika kehabisan daya. Karena dapat sangat membantu mengatasi pemadaman listrik, mengurangi ketergantungan kita pada sumber energi tradisional, dan mendorong serta mempromosikan penggunaan energi surya oleh pemerintah.

4. Seberapa efisienkah sistem tenaga surya yang Anda butuhkan untuk kebutuhan Anda?
Sistem tenaga surya tidak hanya tersedia dalam satu ukuran. Sistem penerangan tenaga surya 5 atau 10 watt adalah jenis terkecil. Pembangkit listrik tenaga surya mega dengan daya puluhan megawatt atau bahkan gigawatt adalah yang terbesar. Tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan sederhana tentang berapa banyak tenaga surya yang dibutuhkan sebuah rumah karena setiap rumah menggunakan listrik dengan cara yang berbeda. Ini berarti bahwa sistem pembangkit listrik harus dirancang dan dipasang berdasarkan penggunaan listrik aktual pengguna dan lokasinya.
Pertama, kondisi pencahayaan sangat bervariasi dari satu tempat ke tempat lain di negara ini. Hal ini secara langsung memengaruhi jumlah listrik yang dihasilkan sistem. Artinya, bahkan sistem tenaga surya dengan ukuran yang sama dapat menghasilkan jumlah listrik yang sangat berbeda tergantung di mana sistem tersebut digunakan.
Kedua, setiap rumah menggunakan jenis, jumlah, dan besaran energi yang sangat berbeda. Beberapa rumah hanya memiliki lampu dan motor kecil, sementara yang lain memiliki dua atau tiga TV, lemari pendingin, dan peralatan lainnya. Selain itu, rumah yang berbeda menggunakan jumlah listrik yang berbeda, yang memengaruhi seberapa besar sistem tersebut dapat menanganinya.