Kabel surya adalah kabel khusus yang digunakan untuk menghubungkan modul PV dan inverter, yang tahan terhadap sinar UV, tahan korosi, tahan abrasi, dll. Kabel ini dapat beradaptasi untuk penggunaan di dalam dan luar ruangan di bawah berbagai kondisi lingkungan. Berikut adalah proses produksi kabel surya.
Langkah 1: Pembelian dan persiapan bahan baku
Material utama kabel surya adalah konduktor, isolasi, dan selubung. Konduktor adalah bagian penghantar arus, Anda dapat memilih tembaga atau aluminium sebagai material konduktor; isolasi digunakan untuk mencegah kehilangan arus berupa lapisan film, biasanya menggunakan poliolefin khusus sebagai materialnya; selubung berfungsi untuk melindungi kabel dari erosi lingkungan luar, material yang umum digunakan adalah polivinil klorida (PVC) dan polietilen (PE).
Langkah 2: Pembuatan konduktor
Konduktor adalah bagian yang menghantarkan arus dan biasanya terbuat dari tembaga atau aluminium. Dalam proses pembuatannya, bahan baku tembaga atau aluminium dilebur dan kemudian diekstrusi menjadi konduktor silindris dengan diameter berbeda menggunakan mesin ekstrusi khusus.
Langkah 3: Pembuatan lapisan isolasi
Isolasi adalah lapisan tipis yang digunakan untuk menghentikan kehilangan arus listrik. Isolasi biasanya terbuat dari bahan poliolefin khusus, yang dilelehkan dan diekstrusi menjadi lapisan tipis menggunakan teknologi ekstrusi, lalu dililitkan di sekitar konduktor menggunakan proses khusus.
Langkah 4: Pembuatan Selubung
Selubung melindungi kabel dari cuaca dan biasanya terbuat dari PVC atau PE. Untuk memproduksi selubung, bahan PVC atau PE dilelehkan, kemudian diekstrusi menjadi tabung dengan teknologi ekstrusi, dan akhirnya selubung berbentuk tabung tersebut ditempatkan di atas konduktor.
Langkah 5: Perakitan Kabel
Konduktor, isolasi, dan selubung dirakit bersama untuk membentuk kabel jadi. Dalam proses perakitan, lapisan isolasi diletakkan di atas konduktor terlebih dahulu, kemudian selubung diletakkan di luar lapisan isolasi.
Langkah 6: Pengujian
Uji kabel yang telah jadi untuk memastikan bahwa konduktivitas, isolasi, dan kinerja kedap air kabel memenuhi persyaratan standar. Item pengujian meliputi uji konduktivitas, uji resistansi tegangan, dan inspeksi penampilan.
Di atas adalah proses produksi kabel surya. Dengan mengontrol setiap tahapan produksi secara ketat, kami dapat memastikan kualitas dan keandalan kabel surya untuk memenuhi persyaratan sistem pembangkit listrik tenaga surya.
Kelahiran Kabel Surya
Proses pembuatan kabel surya melibatkan beberapa langkah untuk memastikan kinerja listrik, daya tahan, dan keamanan kabel. Berikut adalah proses utama yang terlibat dalam produksi kabel surya.
1. Persiapan bahan baku:Pertama-tama, Anda perlu menyiapkan bahan baku yang dibutuhkan untuk pembuatan kabel, termasuk inti konduktor, bahan isolasi, bahan selubung, dan sebagainya. Inti konduktor biasanya berupa kawat tembaga atau aluminium multi-untai. Bahan isolasi dapat berupa polivinil klorida (PVC) atau polietilen (PE) tahan cuaca dan bahan lainnya, sedangkan bahan selubung dapat berupa karet tahan cuaca atau polivinil klorida (PVC).
2. Persiapan inti konduktor:Bahan baku untuk proses penarikan, anil, pemintalan, dan proses lainnya. Proses penarikan, anil, pemintalan, dan proses lainnya untuk mempersiapkan inti konduktor yang dibutuhkan. Persiapan inti konduktor adalah salah satu langkah kunci dalam produksi kabel surya, kualitas dan kinerjanya secara langsung memengaruhi kinerja listrik dan daya tahan kabel. Persiapan isolasi: lapisan isolasi di luar inti konduktor. Persiapan lapisan isolasi dapat menggunakan ekstrusi, penggulungan, impregnasi, dan proses lainnya untuk memastikan kinerja listrik dan ketahanan cuaca kabel. Dalam proses ekstrusi, biasanya menggunakan cara suhu tinggi dan tekanan tinggi untuk melelehkan bahan isolasi yang diekstrusi di dalam inti konduktor, kemudian didinginkan, dan digulung.
3. Persiapan lapisan isolasi:Di dalam inti konduktor terdapat lapisan isolasi di bagian luar. Pembuatan lapisan isolasi dapat menggunakan proses ekstrusi, penggulungan, impregnasi, dan proses lainnya untuk memastikan sifat listrik kabel dan ketahanan terhadap cuaca. Dalam proses ekstrusi, biasanya digunakan cara suhu tinggi dan tekanan tinggi untuk melelehkan bahan isolasi yang diekstrusi di dalam inti konduktor, kemudian didinginkan, dan digulung.
4. Persiapan lapisan penutup:Selubung dibungkus di bagian luar lapisan isolasi. Lapisan selubung. Pembuatan lapisan selubung dapat menggunakan ekstrusi, impregnasi, dan proses lainnya untuk memastikan kekuatan mekanik kabel, ketahanan terhadap kelembaban, debu, dan sifat lainnya. Dalam proses ekstrusi, biasanya menggunakan suhu tinggi dan tekanan tinggi untuk melelehkan bahan selubung yang diekstrusi ke dalam lapisan isolasi, kemudian didinginkan, dan digulung.
5. Pengujian dan pengemasan:Dalam proses produksi kabel, sejumlah pengujian perlu dilakukan, termasuk resistansi DC inti konduktor, sifat listrik lapisan isolasi, sifat mekanik lapisan selubung, dan sebagainya. Hanya indeks deteksi yang memenuhi persyaratan standar yang dapat dikemas. Kemasan kabel surya biasanya terbuat dari bahan tahan air, tahan lembap, dan tahan debu untuk memastikan kualitas dan kinerja kabel selama pengangkutan dan penggunaan.




